Bekerja Keras Untuk Menata Hidup Masa Depan Yang Lebih Baik.

Detik dengan Nyawa…


Perkataan itu kini telah menjadi kenyataan,,

Apa yang selama ini semua orang biacarakan ternyata benar,

Apa..??

Kenapa??

Siapa yang akan bertanggung jawab atas semua ini,,

Semua menangis….!!

Semua bersedih,,!!!

Teriakan seorang ibu memanggil anaknya..

Teriakan anak memanggil orang tuanya…

Setiap jengkal dan langkah

Hanya mencari… mencari dan mencari keluarga masing-masing

Keceriaan dan canda tawa yang dulu ada,, kini hanya segelimpang mayat dan tangis

Kenapa??

Siapa??

Hanya bisa meratap dan merenungi apa yang sedang terjadi..

Di bumi pertiwi ini…..





Sejarah Helloween





Helloween: 1978-1985
Sejarah Helloween dimulai pada tahun 1978 ketika gitaris Kai Hansen dan Piet Sielck membentuk band bernama Gentry dan setelah mengalami bongkar pasang personel mereka merubah menjadi Iron Fist yang menampilkan Ingo Schwichtenberg pada drum dan Markus Grosskopf pada bass. Piet kemudian keluar dan menjadi sound engineer band seperti Blind Guardian, Grave Digger, Gamma Ray dan proyek pribadinya, Iron Savior. Lalu datang Michael Weikath dari Powerfool, dan mengganti namanya menjadi Helloween pada tahun 1982 di Hamburg.

“Seribu malam “ (masih tentang perempuan)

Cukla amannusa duduk menghadap perempuan itu, menatapnya lekat-lekat..bola matanya masih bening dan tenang seperti ketika pertama kali lelaki itu mengenalnya, menatapnya dalam-dalam, tanpa gestur dan ekspresi..mengungkapkan  jutaan perarasaan sembari bercerita tentang kebekuan hatinya dalam beribu-ribu malam hening tanpa bersuara,  malam itu hanya hatinya yang bercerita....hanya hatinya.  Perempuan itu diam, menatap cukla amanusa dengan penuh simpati , dalam keanggunan yang sempurna, mengegenggam tangan lelaki dihadapannya kemudian mengalihkan pandang menyusuri sisa-sisa genanga air hujan ditiap inci tubuh lelaki itu, mengngegam tangannya lebih erat merasakan kebekuan di kulit lelaki itu yang memucat.....

SUMPAH PEMUDA


SUMPAH PEMUDA
merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.
Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketikaMr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Berita terbaru merapi

Situs Informasi Berita Terbaru - Beberapa penduduk di Desa Kinahrejo, salah satu desa di lereng Gunung Merapi, Kecamatan Cangkringan, Klaten, Jawa Tengah, melepuh sekujur tubuhnya. Mereka terkena awan panas alias wedhus gembel yang disemburkan Gunung Merapi.

"Ada beberapa warga dari Desa Kinahrejo melepuh sekujur tubuhnya kena wedhus gembel. Desa ini berada di wilayah tempat tinggal Mbah Marijan yang hanya 3 Km dari puncak Gunung Merapi," ujar Wakil Bupati Sleman, Yuni Rahayu, kepada detikcom, Selasa (26/10/2010).

Namun demikian, Yuni belum bisa memastikan berapa jumlah korban yang melepuh itu. Saat ini, Yuni sedang berada di Posko Pakem. Dia terus memantau kondisi para pengungsi. 

Yuni pun belum berpikir untuk menjemput Mbah Marijan. "Mbah Marijan saja diminta turun oleh Sri Sultan saja tidak mau, apalagi saya," ujarnya.

Yuni menuturkan, saat ini korban yang terluka tengah dirawat di rumah sakit. "Yang terluka semuanya dibawa ke Rumah Sakit Panti Nugroho," terang Yuni.

Yuni mengimbau seluruh warga lereng Gunung Merapi agar segera mengungsi. Sebab, sampai saat ini aktivitas Gunung Merapi terus meningkat.

"Diperkirakan satu atau dua hari akan meletus," tutupnya.

Sampai saat ini wedhus gembel dari aktivitas Gunung Merapi terus membawa korban. Setidaknya 13 warga mengalami luka bakar dan dilarikan ke RS Panti Nugroho, Sleman, Yogyakarta.


sumber//google dan portalague

Hidup...??

Banyak manusia yang tidak memahami arti kehidupan. Mereka hanya berlomba-lomba untuk mendapatkan kesenangan-kesenangan hidup duniawi. Slogan-slogan mereka adalah memuaskan hawa nafsunya, “Yang Penting Puas”. Prinsip dan misi mereka adalah bagaimana mereka dapat menikmati kehidupan, seakan-akan mereka tumbuh dari biji-bijian, kemudian menguning dan mati tanpa ada kebangkitan, perhitungan dan hisab.

Milik siapakah mereka? Apakah mereka tercipta begitu saja? Ataukah mereka yang menciptakan diri mereka sendiri?
Allah menciptakan kita, memberikan kepada kita kehidupan adalah untuk suatu tujuan dan tidak sia-sia:
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan sia-sia? (al-Qiyamah: 36)

Berkata Imam Syafi’i (ketika menafsirkan ayat ini): “Makna sia-sia adalah tanpa ada perintah, tanpa ada larangan.” (Tafsirul Quranul Karim, Ibnu Katsir, jilid 4, cet. Maktabah Darus Salam, 1413 H hal. 478)

Jadi manusia hidup tidak sia-sia, mereka memiliki aturan, hukum-hukum, syariat, perintah dan larangan, tidak bebas begitu saja apa yang dia suka dia lakukan, apa yang dia tidak suka dia tinggalkan.

APA ITU CINTA,,DAN CINTA ITU APA...??

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.
Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.

CARA MEMBUATAN BLOG BARU

Karena banyak yg bertanya tentang apa itu blog, maka agar lebih praktis saya cari saja di sini info dasar blog bagi pemula.
Membuat blog di blogger.com sangatlah mudah.
Sekarang saya akan tunjukan cara untuk membuat sebuah account baru di blogger.com, yang 100% gratis. Saya merekomendasikan anda untuk membuat blog di blogger.com karena program ini sangat didukung penuh oleh google, sehingga apabila kita membuat blog disini maka google akan cepat mengindeks blog kita. Alhasil blog kita akan muncul dihalaman pencari google.


  • LANGKAH KE-1 (GETTING STARTED)

Silahkan anda kunjungi website www2.blogger.com


  • LANGKAH KE-2 (CREATE AN ACCOUNT)


Setelah page terbuka, silahkan anda klik CREATE AN ACCOUNT setelah anda klik, maka akan muncul form untuk mengisikan nama dan password. Silahkan isi dan anda harus selalu ingat username dan password yang anda isikan.
Jangan lupa untuk menceklist Term of service agreement.
Kemudian klik tombol panah "Continue" untuk melanjutkan ke langkah ke-3

Nasib Guru Wiyata Bakti

Guru wiyata bhakti akhir-akhir ini sangat banyak di dunia pendidikan kita, tetapi kadang yang sangat memprihatinkan guru wiyata bhakti di pandang sebelah mata oleh guru-guru senior yang sudah pegawai negeri.

selain itu juga masih banyak guru wiyata bhakti yang mendapatkan honor yang sangat minim, banyak saja 100 ribu atau 50 ribu per bulan.
Hal itu kalau melihat dari sisi kemampuan suatu yayasan atau instansi memang hal yang wajar karena yayasan tidak punya uang banyak dan kebutuhan pendidikan pun tidak hanya membayar tenaga honorer tetapi di samping itu ada kebutuhan lainnya yang juga penting.
Tetapi sekarang dengan adanya PP No.74 tahun 2008 tentang guru, tenaga wiyata bhakti agak bisa bernafas lega karena menurut Dr.Sulistiyo,M.Pd.pada tanggal 1 februari 2009 di SMPN 1 Godong dalam acara Pembinaan tentang perhitungan Beban Mengajar mengatakan bahwa tidak akan ada lagi guru wiyata bhakti yang di gaji 50 ribu atau 100 ribu karena hal itu termasuk dholim.
semoga saja apa yang dikatakan oleh Dr.sulistiyo tersebut dapat menjadi kenyataan dan terealisasikan.

Perpisahan

Ribuan jalan telah kita lewati
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati

Semua bukanlah sekedar kenangn
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan

Namun, kita tlah tahu
Kita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu

MASIH DALAM SEPIKU

by Patih SyaiLendra (fb)


Pagi menguburku dengan sejuta pesonanya.
Keindahan menawariku.
Menggugahku nikmati nuansa.
Ramai kicau burung pada ranting yang masih basah.
Hingga embun yang masih melekat.
Semua menggodaku untuk ikut menari.

Ku tatap cahaya mentari hanya ku dapati pijar seperti kemarin.
Kupu kupu yang hinggap pada bunga yang sama.
Tak ada yang berbeda.

Dan aku masih seperti dulu.
Masih meringkukku dalam penantianku.
Hilang di keterasinganku.
Aku masih tetap dalam sepiku.

Teman Baik Yang Berhianat

Muka-ku memerah, sedang marah besar. Rasanya kepala-ku mau pecah saat ini juga. “Grrrrhhhh!!!! Aku benci padamu, Morin!”, gumam-ku dalam hati. Tiba-tiba Sylvia, kakak-ku, datang. “Ada apa, Venda? Kamu kayaknya lagi marah, deh! Coba cerita sama kakak ada apa….”, bujuk Kak Sylvia. “Ah, kakak nggak perlu tahu! Ini masalahku sendiri,”, kataku dengan senyum di bibir. Padahal, saat itu aku masih ada rasa benci dengan Morin.
“Ayolah, Venda…. Kamu dulu sudah pernah bilang sendiri, kan? Di keluarga kita ini nggak ada lagi yang namanya rahasia-rahasiaan. Kita harus saling terbuka satu sama lain,”, kata Kak Sylvia. “Maafkan Venda, ya, Kak… Dulu, memang Venda pernah berkata seperti itu. Namun sekarang aturan itu sudah hilang. Venda maaf… banget.”, kataku merahasiakan.
Kak Sylvia duduk disampingku, duduk diatas kasur. “Venda, Kakak janji, kok, nggak akan ada yang tahu tentang ini. Dan Venda tenang saja, karena Kakak nggak akan bocorin rahasia ini ke siapapun.”, kata Kak Sylvia. “Kakak janji?”, Kak Sylvia mengangguk. “Nggak akan beritahu ke siapapun termasuk ke Mama Papa?”, tanyaku. “Ok, rahasiamu aman ditanganku,”, kata Kak Sylvia.
Aku mengangguk mantap. Sebenarnya… aku tidak mau memberitahukan ke siapapun tentang ini. Tapi… aku sendiri sudah mengatakan bahwa di keluarga ini tidak ada lagi rahasia-rahasiaan. “Ok, Kak… Kakak janji, ya, jangan bilangin ke siapa-siapa.”, kataku. “Iya, bukannya kamu sudah bilang tadi?”, tanya Kak Sylvia.

Mabuk Cinta

by Ranting Lapuk


KasIh.
maafkan aku.
ßila terlalu ßanyak menuangkan seßotol ßesar kasih putihku.
ke dalam cawan kristalmU.
sehingga kau tak sadar kasihku.
Engkau tenggak sampai haßis tak ßersisa.

Tetes demi tetes kasih putih mengalir hingga ke jantung hati.
Memßasahi gersangnya setiap rongga sahara didiri.

aih-aih..
Sudah tak tahan engkau,lalu maßuk terduyun-duyun.
Aduh-duh
Tetapi mengapa dikau yang maßuk,aku yang melayang kepayang..?
Ouh..
Heranku menjelma setangkai mawar yang ku kuntum dißißirmu.
Selengkung senyum,seßait puisi.
kata-katamu menjelma siluet candi. 
ßerderet-deret,tertata anggun diatas awan.
Aku mendengar senandung ßidadari dari semilir kata yg mendesah dimulutmu.

Sejarah Rambut Gimbal

Atau sering juga dijuluki “dreadlocks”,telah menjadi ciri khas dalam komunitas reggae.Sehingga sering dikatakan bahwa musisi reggae lah yang melahirkan gaya rambut gimbal itu.Padahal,sebenarnya rambut gimbal ini telah melakoni sejarah panjang dalam perjalananya hingga saat ini.
Rambut gimbal sudah dikenal sekitar tahun 2500 SM.Tutankhamen,seorang fir’aun dari masa Mesir Kuno,digambarkan sebagai sosok yang memelihara rambut gimbal.Selain itu,Dewa Shiwa dalam agama Hindu juga digambarkan sebagai sosok yang berambut gimbal.Kaum Nazaret di Barat dan para penganut Yogi,Gyani dan Tapasvi dari segala sekte di India,juga memiliki rambut “dreadlock”.Kaum Nazaret juga dipercaya sebagai masyarakat yang banyak mengerti dalam perkembangan dreadlocks.
Jika dilihat dari segi kebudayaan,banyak suku asli di Afrika, Australia dan New Guinea yang dikenal dengan rambut gimbalnya sejak beratus tahun yang lalu.

Di daerah Dieng, Wonosobo hingga kini masih tersisa adat memelihara rambut gimbal bagi para balita sebagai ungkapan spiritualitas tradisional.Rambut mereka dibiarkan tumbuh memanjang tanpa perawatan,sehingga akhirnya saling membelit membentuk gimbal.

Dinding-Dinding Kaca

by ranting lapuk


Ini tentang aku dan kamu...
Yang terpisah dari jarak ruang dan waktu..
Aku dan kamu seperti ßerjarak sejengkal telapak tangan..
Aku disini dan kamu disana..
Hanya saling pandang..
Seperti berada diruang ßerdinding kaca..
Dan sanggupkah mata ini ßicara?

Dinda...
Kau pasti ßisa melihat dinding itu ßerdarah..
Dan lihatlah..
Aku memukulnya dan tanganku terluka..
Ingin membuatnya pecah namun tiadalah guna..
Kita tetap saja terpisah ber
dua...

Ku mengingatmu…

by Rani meistika


Sebenarnya aku sedang tidak ingin mengingat kamu
apalagi merindukan kamu,

tapi paras wajahmu selalu membayang
setiap sepi dan lamunan

Dan entah untuk yang ke berapa kalinya
bayanganmu muncul di antara bintang dan bulan purnama
begitu tampan
begitu charming
hingga mataku tak kuijin







kan berkedip walau sedetikpun

Sebelah Mata

by foead_Djadoel



Hidup……..

Aku siapa??
Hanya seorang sampah yang hanya akan terbuang begitu saja,,,

Aku siapa??

Hanya setitik tinta hitam yang berada dikertas putih yang suci.

Aku siapa??

Hanya manusia yang memimpikan mempunyai sayap dan mengepak untuk mengitari  bumi

Aku siapa??

Hanya pengembara yang tak tau arah,,

Aku siapa??

Hanya seorang pengemis yang ingin manjadi raja,,, MUSTAHIL

Aku siapa??

Puisi Untuk Ibu

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
"Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain"
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tul

Permata Berbau Busuk

by Ranting lapuk (ASA)


Masih tak ßergeming juga kau, saudaraku..
Mau sampai kapan..?
Hingga daun-daun kering di istanamu mengkristal,
Mengerak ßeku menjadi ßatu..?
Mau sampai kapan,
Kau gadaikan jiwamu itu kepada gagak pemakan ßangkai..?

aach ßau ßusuk disini..
Penuh kepalsuan..
Penuh keßohongan..
Mengapa kau ßersemßunyi,
memßiarkan dirimu terlingkupi ßulu" sayapnya yang legam?
Mengapa?
Hingga tak

Cinta Terlarang


Cinta terlarang”
Tangis sendu mengiringi diriku tuk yang ku rindu
Lepas tanganmu tak melepas harapanku
Tiada kata tuk berpisah
Sedih hati menambah resah

Lamunan hatiku

Simple Lighting

Membuat foto yang baik tidak terlepas dari metode pencahayaan. Dengan tata letak cahaya yang baik meski dengan satu sumber cahaya, foto bisa memberikan sebuah nuansa dan rasa yang baik serta bermakna. Oleh sebab itu menurut pandangan saya, seorang fotografer bila tidak mendalami dan menguasai teknik cahaya secara tepat dan peka, tentunya akan selalu berpikir bahwa, banyak menggunakan lampu lebih bagus dari pada satu lampu.

Buat saya, itu pemikiram keliru. Untuk menggunakan banyak lampu atau tunggal, tentunya harus memiliki alasan yang tepat. Bukan dikarenakan untuk mempertajam foto.Tapi alasannya lebih kepada makna foto yang ingin dihasilkan. Kali ini, saya ingin mengulas simple lightingSimple lighting adalah; bagaimana kita menempatkan cahaya utama (main light) secara sederhana dengan kualitas hasil foto yang maksimal. Itulah prinsipnya.

Bicara main light buat saya sama halnya kita menggunakan cahaya matahari. Dimana seorang fotografer dituntut menghasilkan karya bagus dengan cara mengoptimalkan efek cahaya main light yangsimple. Pemotretan dengan pencahayaan tunggal, selama kita bisa menganalisa dan mendalami jenis sumber cahaya atau karakter lampu, akan jauh lebih baik bila memotret dengan banyak lampu.

Akan tetapi bila ingin menggunakan lebih dari satu lampu saat pemotretan, tidak masalah. Asalkan lampu yang sifatnya pendukung tidak mengganggu main light. Sebab, efek cahaya yang keluar darimain light tentunya akan membentuk daerah bayangan (shadow) sehingga foto itu memiliki soul. Buat saya, bayangan itu tidak masalah. Dan fotografi itu adalah: cahaya dan bayangan (Light and Shadow).

Lantas bagaimana bila foto kita memiliki banyak bayangan? Dan bagaimana cara menyiasatinya? Berdasarkan pengalaman saya, pertamakali yang harus diperhatikan adalah, sebaiknya jangan pernah menaruh lampu di kiri-kanan (horisontal) model. Mengapa? Karena cahaya yang dikeluarkan dari kedua lampu itu bersifat cross lightmembuat kontur wajah model tidak terbentuk dengan baik.

Sebaiknya letakkan lampu di atas dan dibawah (vertikal) model sehingga kontur wajah model menjadi lebih bagus. Lampu atas menyinari bagian atas wajah. Lampu bawahnya, menyinari bagian bawah wajah, sehingga kontur wajah menjadi elips dan tidak lebar. Logikanya, kontur wajah dari atas ke bawah. Bukan dari samping kiri ke kanan atau sebaliknya.Wajah itu harus dibuat lonjong dan tidak boleh melebar.

Atau ada teknik lain bila kita ingin menggunakan 2 lampu dari satu arah. Yaitu, letakkan posisi kedua lampu secara berdampingan dengan sedikit memberikan celah (menginitip) untuk lensa agar kita bisa memotret di antara kedua lampu tersebut. Dengan teknik ini, cahaya yang dihasilkan kedua lampu itu bisa memblending (menyatu) pada wajah.

Tapi terkadang, ada fotografer ingin memberikan efek hair light. Menurut pandangan saya, bila efek tersebut tidak diperlukan, sebaiknya jangan dilakukan. Yang harus dilakukan adalah bagaimana kita bisa menempatkan cahaya yang sederhana dengan hasil maksimal. Karena seorang fotografer itu harus mampu mengoptimalkan cahaya yang simple dengan baik dan tepat untukmenghasilkan foto bagus. Caranya, berpikirlah simple dan tidak rumit.

Hal lain yang sering juga terjadi saat pemotretan model adalah komposisi. Biasanya kita terbelenggu oleh sebuah aturan komposisi yang sudah ada sejak zaman dulu yaitu: 1/3, 2/3, 3/8. Kita wajib mengetahui. Tapi tidak selalu mengikuti aturan tersebut. Biasakanlah memotret seenak mungkin sehingga kita bisa berkreatif dan menggunakan feeling yang pada akhirnya foto itu memiliki dimensi serta soul. Oleh karena itu, tidak ada batasan seberapa besarshadow yang dimiliki pada wajah model.

Oleh karena itu, biasakan memotret mengarah kepada penggunaanfeeling diikuti dengan mempelajari anatomi cahaya pada wajah orang yang memiliki kekhususan. Karena itu, kita harus betul-betul bisa mendevelop cahaya itu menyatu ke wajah dan tubuh model dengan baik.

Untuk bisa menguasai anatomi cahaya pada wajah bukan dengan teori. Tapi dengan banyak berlatih dan itu tidak bisa diteorikan. Kita memotret model itu tidak harus full, ½ badan, 2/3 dan lainnya. Terkadang ada model bagusnya dipotret dari angle sebelah kiri. Atau sebaliknya. Maka dari itu, untuk mendapatkan hasil maksimal, hindari pengambilan gambar dari satu angle saja. Lakukan dari beragamangle.

Misalnya, bila Anda ingin memotret orang bertubuh gemuk, jangan pernah mengatakan tubuhnya bisa dikuruskan. Tapi kita bisa memberikan kesan kurus. Caranya, capture lah pada bagian wajahnya dengan menggunakan cahaya sempit. Buat saya, memotret orang gemuk juga menarik. Atau sebaliknya, memotret orang kurus juga bisa jelek, kalau fotonya tidak memiliki nyawa. Dimata saya, fotografi itu kasual dan tidak boleh kaku . Kalau kaku, akhirnya foto itu tidak memiliki nyawa. 
Jadi feeling, kreativitas, anatomi cahaya pada tubuh dan model model harus benar-benar dikuasai oleh fotogfrer, meski hanya menggunakan satu lampu saat pemotretan. Tak ada salahnya, kita memaksimalkan lampu yang simple dengan hasil maksimal. Selamat mencoba.

Tips motret di mlm hari


Banyak diantara kita yang sering mengalami kesulitan bagaimana cara memotret di malam hari atau kurang cahaya supaya menghasilkan gambar yang berkualitas. Meskipun sekarang banyak kamera digital berkualitas dan ada kamera khusus ruang gelap yang dilengkapi sensor cahaya yang bisa mengatasi itu, tetap tidak ada salahnya kita simak tips berikut.

1. TIMING. Jika Anda harus memotret di luar ruangan di malam hari, pilihlah waktu sesaat setelah matahari terbenam, karena pada saat ini, langit masih menyimpan pendaran cahaya yang bagus. Apalagi jika ingin menambah tekstur cahaya di foto Anda. Pertimbangkan pula saat ketika bulan purnama atau bulan tinggi. Dengan pengaturan speed shutter yang tepat, Anda akan menghasilkan kualitas gambar bernuansa malam yang indah.

2. PERALATAN. Gunakan properti Tripod. Jika Anda tidak memiliki pertimbangkan alat bantu yang lain seperti obyek yang kokoh. Contohnya meja, pagar tembok. Semuanya untuk menahan kestabilan kamera Anda. Akan lebih baik jika Anda gunakan remote shutter atau kabel shutter. Karena bagaimana pun juga Kamera dengan kecepatan shutter yang rendah diperlukan untuk mengambil gambar di malam hari, untuk mendapatkan pasokan cahaya sebanyak mungkin. Untuk itu, kamera kita sangat rentan terhadap goyangan.


3. CUACA. Akan lebih bijaksana bagi Anda untuk memeriksa ramalan cuaca, supaya Anda tidak mendapatkan hujan pada saat mengambil gambar. Meskipun badai petir dan awan yang cerah akan membuat subjek yang spektakuler. Set shutter speed pada B-shutter speed atau shutter held open. Artinya shutter akan dipertahankan membuka selamat waktu exposure hingga 1 detik. Disarankan juga agar Anda membawa fixed-local lens, dengan kisaran dari 28mm ke 135mm minimum. Dengan posisi SLR terpasang ke tripod, setting juga pada ISO rendah (100 atau 200). Masih berhubungan dengan cuaca, perhatikan pula kondisi sekeliling. Hindari di bawah pohon yang berpotensi roboh atau air hujan yang tiba-tiba datang serta angin. Cek disiniwww.weatherscapes.com untuk persiapan lengkap terhadap kondisi cuaca buruk.

4. FLASH. Hindari penggunaan Flash. Anda dapat melakukannya dengan mudah dengan membawa tripod, atau jika Anda memiliki cahaya yang cukup untuk menembak tanpa Flash. Cahaya Flash ini membuat subjek Anda terlihat palsu, dan flash memantul dari jendela dan cermin, yang masih dapat dilihat bahkan jika mereka jauh di belakang.

5. Exposure dan Aperture. Gunakan kecepatan shutter lamban untuk memungkinkan lebih banyak cahaya untuk foto Anda. Secara umum, Anda ingin eksposur baik dari setengah detik atau lebih, tapi sebenarnya dengan dua atau tiga detik akan jauh lebih baik. Sedangkan aperture, sebuah situs Dasar Fotografi Digital yang memuat tips-tips memilih kamera digital merekomendasikan bahwa dengan lebih lamanya eksposur, Anda harus menggunakan aperture yang lebih kecil untuk menghindari setiap over-exposing dari lampu stasioner. dalam gambar. Sebaliknya, jika Anda menembak dengan shutter-speed yang lebih singkat, gunakan aperture yang lebih besar untuk menghindari noise gerak foto Anda.

6. ISO. Secara umum, Anda ingin kamera anda menggunakan nomor ISO yang lebih tinggi untuk mengimbangi kekurangan cahaya. Tetapi harus diingat, cek terus menerus hasil foto Anda, apakah tidak ada tekstur kasar atau grainy di sana.

7. Matikan fitur Anti-Shake. Karena sebelumnya kita sudah sarankan memakai Tripod, maka sebisa mungkin fungsi Anti-Goyang dinon-aktifkan. Karena

jika kamera stabil, fungsi-fungsi ini dapat memberikan efek goyang yang otomatis ketika fungsi Anti-shake ini berusaha untuk melawan sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

8. Perhatikan Keamanan. Dalam arti keseluruhan. Memotret di luar ruangan pada malam hari, tentu lebih tidak aman dari pada di siang hari atau di dalam ruangan. Anda harus pertimbangkan ketika ada barang-barang perlengkapan yang jatuh atau lebih jauh amankan dari tangan-tangan jahil. Apalagi kamera Anda adalah kamera yang berkualitas yang kadang bernilai mahal. Membawa senter atau lampu penerang pembantu dan asisten mungkin lebih bijaksana. Anda akan lebih berkonsentrasi dengan kegiatan fotografi Anda.




sumber :http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=832213&p=2
-http://hsgautama.multiply.com/journal/item/241

TERIMA KASIH