Bekerja Keras Untuk Menata Hidup Masa Depan Yang Lebih Baik.

Dinding-Dinding Kaca

by ranting lapuk


Ini tentang aku dan kamu...
Yang terpisah dari jarak ruang dan waktu..
Aku dan kamu seperti ßerjarak sejengkal telapak tangan..
Aku disini dan kamu disana..
Hanya saling pandang..
Seperti berada diruang ßerdinding kaca..
Dan sanggupkah mata ini ßicara?

Dinda...
Kau pasti ßisa melihat dinding itu ßerdarah..
Dan lihatlah..
Aku memukulnya dan tanganku terluka..
Ingin membuatnya pecah namun tiadalah guna..
Kita tetap saja terpisah ber
dua...


"kanda, dinding itu tidak ada,ßarangkali hanya perasaanmu saja.."

kau ucapkan kata-kata itu ßerulang kali padaku terßata-ßata..
Namun matamu seakan menangis merana..
Menyemßunyikan ribuan pengakuan akan gulana..
Aku tahu aku hanya ßerprasangka saja..
Tapi sungguh adinda..
Aku merasa ßahwa dinding itu ada..
Selalu memßatasi rinduku yg tiada ßatasnya..
Menahan rasa kehilangan yg tiada ßerarah..
Mungkin dengan melihatmu..
Melukis senyum diwajahmu..
Rinduku dapat terkikis perlahan...
Walau masih ada satu pertanyaan mungil direlung dada..

ßagaimana cara memecahkan dinding itu..adinda??




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH