Bekerja Keras Untuk Menata Hidup Masa Depan Yang Lebih Baik.

Malam Hampir Pagi (Cukla Amanusa)

by Poky Cay

Dan sekalipun matanya tidak lagi seangkuh dulu, prinsipnya tidak pernah berubah..Dia masih tetap egaliter dan keras kepala, caranya memandang segala Hal selalu saja aneh dan kontrofersi..Sudah sejak tadi ia dudk disana, dibangku kayu panjang yang ia miliki sendiri seakan dia adalah penguasa setiap jengkal bangku kayu dan Ruang malam itu, dia duduk dengan pandangan mengembara yang angkuh,  seperti seorang  Raja yang kesepian dalam singgasananya..

Lampu-lampu mercury dihalaman sebelah tempat lelaki itu duduk pendar dihalau kabut pagi, cahayanya samar menerpa tubuh lelaki itu..bayangan tubuhnya menjulang merayap ditanah basah tepat dibelakang punggungnya memanjang seperti bayangan setan malam, dan lelaki itu adalah gambaran wujud sejati setan itu sendiri.  Bibirnya yang kering tidak berhenti menghisap berbatang-batang rokok sambil sesekali menghirup kopi hitam dalam cangkir keramik berwarna coklat disebelahnya,..gitar klasik disebalahnya tergeletak begitu saja setelah beberapa menit yang lalu dipeluknya  mesra sambil menyanyikan lagu2  sumbang tanpa nada....

Pikiran dan jiwanya saling bergelut menjabarkan esensi dari existensi seorang perempuan dalam perjalanan hidupnya....pada awalnya pikirannya begitu dangkal, perempuan tidak lebih dari sosok manusia berpayudara menonjol dengan kemaluan tidak menggantung yang pada umumnya kemayu dan menyebalkan, Cuma  sosok makhluk yang gila pujian dan pengakuan bahwa mereka itu cantik...dan untuk mendapatkan itu, mereka bisa melakukan apa saja....

Logika_  “Bukankah memang begitu!, yang menarik dari seorang wanita tidak lebih dari nilai2 visual dan sensualitas serta sejauh mana bentuk tubuh dan wajahnya mampu menantang syahwat kita??...”

Rasa_  “baH!! Persetan dengan bentuk tubuh, wajah!! . Ada sesuatu yang lebih dalam dari itu..Hati!..rasa!...itulah yang menciptakan rasa nyaman dan damai.  Kalau kamu melihat perempuan dengan cara seperti itu kamu tidak akan pernah puas..secantik apapun seindah apapun klo kmu menilainya dari tendensi  visuaL..suatu hari kamu akan dilanda kebosanan..karena segala hal yang sifatnya fisikli akan pudar, luruh dan mati...”

Logika_ “Halah Pret!!  Itu hanya wacana dari tukang-kotbah yang aku sendiri ragu apakah mereka memang lelaki normal..jangan2, mereka malah gapunya titit..haha, kenyataanya apakah kamu sebagai laki2 bisa berhasrat meniduri perempuan yang sama sekali tidak membuatmu terangsang secara biologis...bahkan pheremon yang menguap dari tubuhnya sama sekali tidak mempengaruhimu untuk memeluknya, merengkuhnya..menidurkan mereka didadamu dengan detak jantung memburu tanpa pernah ingin melepasnya?...apakah cukup dengan rasa damai dan tenang?..Hahaha!. “

Rasa_ “Sabar..., kamu terlalu terburu2 mengambil kesimpulan hubungan lelaki dan perempuan itu bukan sebatas urusan ranjang, tidur dan meniduri, tapi bagaimana dalam hubunganya mampu saling mengisi dan menghargai..bersama menantang dunia menghadapi berbagai masalah kehidupan..dan itu tidak akan selesai hanya dengan lebel cantik dan tampan.  Maksudku begini, bahwa perempuan dalam kodratnya sebagai pasangan lelaki tidak cukup hanya dengan cantik...mereka harus punya inner beauty, mother ability dan juga carakter personality yang mumpuni..kecantikan itu adalah anugerah tuhan dan itu sangat relatif...yang walaupun bagaimana ada waktunya pudar dan bukan lagi apa-apa...yang paling penting justru  ktiga hal tadi, aspek2 kepribadian itulah yang akan kekal dan semakin terasah seiring berjalanya waktu...dan itulah yang paling penting.  Sebuah hubungan antara lelaki dan perempuan itu lebih dari yang kamu pikirkan..lebih.”

Logika_  “Apanya yang penting?...yang paling penting dari perempuan ialah sejauh mana ia mampu menghangatkan kita dimalam hari dengan pelukan demi pelukan, ciuman panjang tanpa jenuh..bagaimana ia melayani kita...akh, kau terlalu berlebihan menilai perempuan...mereka saja tak serumit itu menilai laki2...intinya adalah duit, duit dan duit...siapapun kamu klo kamu cukup mampu menunjang hidup mereka...kamu akan dicintainya sungguh2...entah cinta sendiri itu apa??...bahkan ketika seorang lelaki jatuh sakit, selama berbulan2..perempuan  pasangannya akan menangis..tapi apakah air matanya sungguh2, apakah karena emphatinya tergerak melihat pribadi yang dicintainya tersiksa dan tak berdaya..? apa bukan karena ia merasa hampir ketakutan kehilangan sosok kuat yang selalu melindunginya??, apa bukan karena tidak ada lagi yang mengantar-jemputnya? Apa bukan karena ia takut kehilangan sebuah benda yang bernama manusia yang aka mati dan meninggalkan beban karena tak ada lgi yang menanggung hidupnya nanti??...kutu kupreTT!”

Rasa “Ya pentinglah< gobloK!...selain kodratnya sebagai pasangan laki2, perempuan juga memiliki kodrat sebagai seorang ibu...apa kamu mau anakmu dilahirkan dari perempuan yang gapunya hati?...dididik oleh perempuan dengan tubuh semlohe tapi bodoH!...disinilah letak pentingnya mother ability dan karakter personal dari seoran perempuan..karena dia akan menjadi seorang iBu.....yang jelas keberadaan perempuan itu bukan hanya untuk seperti yang kamu pikirkan..dan ga semua perempuan memutuskan hidup dengan laki2 untuk alasan duit...ada sesuatu yang lebih mulia...yang  pasti akan susah dijelaskan pada kepala dengan isi otak seperti kamu....!!  . . . . . . . . . . .  .  .  .  .  .

Malam hampir pagi.  Lelaki irtu belum beranjak .  Perbantahan antara pikiran dan jiwanya masih terus berkecamuk tanpa pernah mampu ia netralisasi dengan baik....sementara lampu-lampu mercury kian pendar dihalau embun subuH, cahayanya kian samar, membuat byangan tubuhnya hilang menyatu dengan tanah basah.  Seketika perbantahan pikiran dan jiwanya  terhenti dihalau oleh suara ADzan subuh  yang dikumandangkan dari Surau tidak jauh dari tempat lelaki itu duduk, suaranya merambati malam..menembus pekatnya  embun pagi, merayapi kursi tempat lelaki itu duduk, menggema dibilik-bilik jiwanya....Ia teringat Sang Maha besar,  pikiranya beralih pada Tuhannya.  Kemarin lelaki itu barusaja memaki  takdir dan Tuhannya habis-habisan...sekarang ia merasa bersalah,...Ampuni aku Tuhan..maafkan aku Tuhan, bisik hatinya....”Yaa Alloh anugerahi aku satu perempuan dari Kekasih-kekasihmu...”, bisik hatinya yang terkahir...... 















"malam hampir pagi"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH