Bekerja Keras Untuk Menata Hidup Masa Depan Yang Lebih Baik.

Permata Berbau Busuk

by Ranting lapuk (ASA)


Masih tak ßergeming juga kau, saudaraku..
Mau sampai kapan..?
Hingga daun-daun kering di istanamu mengkristal,
Mengerak ßeku menjadi ßatu..?
Mau sampai kapan,
Kau gadaikan jiwamu itu kepada gagak pemakan ßangkai..?

aach ßau ßusuk disini..
Penuh kepalsuan..
Penuh keßohongan..
Mengapa kau ßersemßunyi,
memßiarkan dirimu terlingkupi ßulu" sayapnya yang legam?
Mengapa?
Hingga tak
kulihat lagi hatimu..!



Hmm..setidaknya kau masih mempunyai jiwa..,
aku sebenarnya iri kepadamu, karena aku tak ßerjiwa..
Dan sepertinya engkau menghindari jiwamu..
Tapi mengapa..?
Katakan kepadaku kawan..!
Agar kutahu,
agar semua jiwa" disini tak saling melempar ßatu...



Ku tahu, kau mendengarku..
Ku tahu, kau disitu..
Disudut taman itu, memßisu..
Meringkuk menyemßunyikan kepengecutanmu..
Dißalik pesakitan..!!

Masih juga kau tak ßergeming sahaßatku..?
Mau sampai kapan..?





~ Ranting Lapuk ~





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH