by Rani meistikaSebenarnya aku sedang tidak ingin mengingat kamu
apalagi merindukan kamu,
tapi paras wajahmu selalu membayang
setiap sepi dan lamunan
Dan entah untuk yang ke berapa kalinya
bayanganmu muncul di antara bintang dan bulan purnama
begitu tampan
begitu charming
hingga mataku tak kuijin
kan berkedip walau sedetikpun
bening matamu adalah inspirasi
bagi lukisan cinta di hatiku
lukisan cinta dipikiranku..
maka duduklah bersamaku di sini
melukis malam dengan keindahan
mewarnai hari dengan cinta
menghabiskan waktu dengan dalam kemesraan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar